Pemerintah Jabar Curiga Daging Sapi Ditahan

KENAIKAN HARGA DAGING

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mensinyalir ada oknum pedagang yang menahan sapi potong. Karena itu, daging sapi langka di pasaran.

Heryawan menuturkan, dari hasil penelusuran tim Dinas Peternakan menyatakan pengiriman sapi dari provinsi lain lancar. Namun, di pasaran daging sapi langka di dapat.

“Saya curiga daging itu bukan langka atau stok yang kurang. Saya khawatir ada pihak-pihak yang menahan sapi hidup untuk tidak dikirim ke pejagalan untuk di potong,” jelas Heryawan kepada wartawan, Selasa (25/12/2012).

Pihaknya berharap, langkanya daging di pasar tidak membawa dampak yang besar. Meski begitu, pihaknya khawatir permasalahan justru mucul dari para pemilik restoran atau kelompok masyarakat yang memerlukan daging setiap saat.

“Untuk masyarakat umum ada penyelesaiannya karena bisa diganti ayam, ikan, atau telur. Karena Jabar menjadi penghasil 60 persen daging ayam nasional,” tambahnya.

Kini pihaknya berasama pemerintah pusat tengah menelusuri kelangkaan daging tersebut. Pasalnya, permasalahan daging juga berimabas pada kehidupan nasional.

“Tapi secara umum sembako aman,” tukasnya.

Sementara itu Kapolda Jabar Brigjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya mengaku hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait duggan tersebut.

“Kalau ada informasi tolong sampaikan pada saya, atau polisi-polisi terdekat lainnya,” pungkasnya. (gnm)

http://economy.okezone.com/read/2012/12/25/320/736810/pemerintah-jabar-curiga-daging-sapi-ditahan

ANALISIS :

Setelah membaca artikel diatas, seharusnya dilakukan tindakan penyelidikan atas apa yang telah dicurigai. Karena daging sapi juga merupakan bahan makanan yang sangat penting bagi sebagian masyarakat di Indonesia maka tindakan penahanan daging sapi yang menyebabkan kelangkaan merupakan salah satu tindakan criminal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s